Pelayanan RSUD Meuraxa Dapat Nilai A

Pemerintah Kota Banda Aceh dinobatkan sebagai salah satu role model pelayanan publik di Indonesia. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Banda Aceh berhasil masuk dalam posisi lima besar dengan penilaian sangat baik.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB Asman Abnur kepada Kadisdukcapil Banda Aceh Syahrullah di Ruang Serbaguna Kemen PANRB, Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Sementara itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banda Aceh dan RSUD Meuraxa juga berhasil meraih penghargaan sebagai Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kategori “A”.

Turut hadir pada acara tersebut Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal beserta sejumlah kepala daerah lainnya, Kepala DPMPTSP Banda Aceh Mukhlis, perwakilan Direktur RSUD Meuraxa, dan Kabag Organisasi Setdako Banda Aceh Heru Triwijanarko.

Sebelumnya, Kemen PANRB telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap unit pelayanan publik tertentu di 59 kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Banda Aceh. Hasilnya, pada kategori Disdukcapil, posisi lima besar dengan penilaian sangat baik dicapai oleh Disdukcapil Banda Aceh, Yogyakarta, Semarang, Balikpapan, dan Malang.

Sedangkan untuk kategori Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), penghargaan sangat baik diterima oleh PTSP Palembang, Pekanbaru, Semarang, Yogyakarta, dan Samarinda. Sementara predikat sangat baik untuk kategori RSUD berhasil diraih oleh RSUD Kutai Kartanegara, Semarang, Yogyakarta, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak, dan RSUD Palembang Bari Kota Palembang.

Dalam sambutannya, MenPANRB Asman Abnur menyampaikan pemberian penghargaan ini bertujuan untuk mengapresiasi kepala daerah dan unit penyelenggara pelayanan publik yang memiliki komitmen tinggi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di daerahnya.

Selain itu, pemberian penghargaan ini dimaksudkan untuk memotivasi daerah lain, khususnya dari 59 Kabupaten dan Kota Role Model yang belum mendapatkan kategori sangat baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publiknya. “Unit penyelenggara pelayanan yang masuk kategori sangat baik diharapkan menjadi percontohan bagi unit penyelenggara pelayanan publik lainnya,” ujar Menteri Asman.

Usai penyerahan penghargaan, Wali Kota Illiza menyebutkan penghargaan yang diraih tersebut merupakan bonus dari komitmen dan upaya Pemko Banda Aceh selama ini untuk terus meningkatkan pelayanan publik. “Alhamdulillah, pelayanan publik kita menjadi percontohan di tingkat nasional. Dan tentunya ini akan semakin memacu semangat dan kinerja kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”

“Penghargaan yang telah diraih ini sekaligus menjadi tantangan baru bagi Pemerintah Kota Banda Aceh, karena sejatinya mempertahankan sesuatu itu jauh lebih berat daripada meraihnya,” katanya seraya menyebut salah satu langkah yang akan dilakukan pihaknya untuk mempertahankan predikat role model tersebut yakni dengan terus melahirkan inovasi-inovasi pelayanan terbaik bagi masyarakat.