

Banda Aceh – Direktur RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh, dr. Emiralda, M.Kes, mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya maupun RSUD Meuraxa.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya potensi penyalahgunaan nama Direktur maupun instansi rumah sakit oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memperoleh keuntungan pribadi melalui telepon, pesan singkat, WhatsApp, maupun media sosial.
dr. Emiralda menegaskan bahwa RSUD Meuraxa tidak pernah meminta uang, transfer dana, hadiah, ataupun data pribadi kepada pasien, keluarga pasien, mitra kerja, maupun masyarakat melalui komunikasi pribadi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menghubungi dan mengatasnamakan Direktur RSUD Meuraxa atau pegawai rumah sakit dengan tujuan meminta sejumlah uang, bantuan, atau informasi pribadi. Apabila menerima komunikasi yang mencurigakan, jangan langsung ditanggapi dan segera lakukan konfirmasi kepada pihak resmi RSUD Meuraxa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak membagikan data pribadi seperti nomor rekening, PIN, kode OTP, maupun informasi penting lainnya kepada siapa pun yang mengaku sebagai perwakilan RSUD Meuraxa.
Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi RSUD Meuraxa. Jika menemukan indikasi penipuan yang mencatut nama Direktur maupun RSUD Meuraxa, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak rumah sakit atau aparat penegak hukum agar dapat segera ditindaklanjuti.
RSUD Meuraxa berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan secara profesional, transparan, dan berintegritas. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih waspada agar tidak menjadi korban tindak penipuan yang merugikan.