

Asam urat merupakan salah satu penyakit yang cukup sering dialami masyarakat, terutama pada usia dewasa hingga lanjut usia. Sayangnya, banyak orang baru menyadari dirinya mengalami asam urat ketika rasa nyeri sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Padahal, tubuh biasanya telah memberikan tanda-tanda sejak awal yang kerap diabaikan.
Asam urat terjadi ketika kadar asam urat (uric acid) dalam darah terlalu tinggi sehingga membentuk kristal yang menumpuk di persendian. Penumpukan kristal inilah yang menyebabkan peradangan, nyeri, dan pembengkakan.
Gejala Asam Urat yang Sering Tidak Disadari
1. Nyeri Sendi yang Datang Tiba-Tiba pada Malam Hari
Salah satu ciri khas asam urat adalah munculnya nyeri sendi secara mendadak, terutama saat malam atau dini hari. Nyeri biasanya terasa sangat hebat hingga membuat penderitanya terbangun dari tidur.
Sendi yang paling sering terkena adalah jempol kaki, tetapi juga dapat terjadi pada pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, siku, maupun jari tangan.
2. Sendi Bengkak dan Terasa Hangat
Peradangan akibat kristal asam urat menyebabkan sendi tampak membengkak, kemerahan, dan terasa hangat saat disentuh. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai cedera ringan atau kelelahan setelah beraktivitas.
3. Sendi Terasa Sangat Sensitif
Pada saat serangan terjadi, bahkan sentuhan ringan seperti terkena selimut atau kaus kaki dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Gejala ini merupakan tanda khas serangan asam urat akut.
4. Kaku pada Persendian di Pagi Hari
Sebagian penderita mengalami kekakuan pada sendi ketika bangun tidur. Jika kondisi ini berulang dan disertai nyeri yang hilang timbul, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kesehatan.
5. Nyeri yang Hilang Lalu Kambuh Lagi
Banyak orang menganggap dirinya telah sembuh karena nyeri menghilang dalam beberapa hari. Padahal, tanpa pengobatan dan perubahan pola hidup, serangan asam urat dapat muncul kembali dengan frekuensi yang semakin sering.
6. Muncul Benjolan Keras di Sekitar Sendi
Pada kondisi yang sudah berlangsung lama, kristal asam urat dapat membentuk benjolan yang disebut tofi. Benjolan ini biasanya muncul pada jari tangan, siku, lutut, telinga, atau jari kaki dan dapat mengganggu fungsi sendi.
Siapa yang Berisiko Mengalami Asam Urat?
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena asam urat antara lain:
Komplikasi Jika Tidak Ditangani
Apabila kadar asam urat terus tinggi dan tidak dikendalikan, dapat terjadi berbagai komplikasi, seperti:
Karena itu, pemeriksaan dan penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang.
Cara Mencegah Asam Urat
Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kadar asam urat tetap normal antara lain:
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami nyeri sendi yang muncul mendadak, pembengkakan disertai kemerahan, atau serangan nyeri yang berulang. Dokter dapat melakukan pemeriksaan kadar asam urat serta menentukan apakah keluhan benar disebabkan oleh asam urat atau penyakit sendi lainnya.
Perlu diketahui bahwa kadar asam urat yang tinggi belum tentu selalu menimbulkan gejala, sehingga pemeriksaan laboratorium tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis.